Senin, 21 Februari 2011

The Memories

Hari-hari itu telah berlalu...

Bersama  mentari dia muncul...

Bersama sang bulan ia pergi...

Begitu banyak yang telah di lalui antara mentari dan bulan, di sela-sela mekarnya Tanpopo...di tengah musim semi nan menawan.

Tak cukup satu buku untuk menceritakan kisah itu, kisah petualangan yang tidak bisa terulang lagi...dimana tidak ada yang meragukan betapa nikmatnya saat-saat bersama...dimana tidak ada yang menunggu dengan was-was di suatu tempat...dimana tidak ada kata-kata menyakitkan yang terlontar dari orang yang menunggu hingga malam...dimana hanya ada canda gurau diantara kita...hanya kita.

Ingin ku ukir semua kisah kita pada batu agar tidak dapat hilang atau rusak terkena teriknya matahari dan dinginnya salju... Ingin ku lukis semua moment indah saat adanya senyuman yang merekah... Ingin aku simpan baik-baik memori ini dalam hati yang tinggal setengah ini sebagai pengisi kekurangannya, karena memori ini membantuku memperbaiki hati.

Ya, hati ini telah sedikit membaik sebelum si tukang memperbaiki hatiku yang sebenarnya datang dan menarikku dari jurang kegelapan (lagi). Kini tidak ada lagi senyum menawannya...tidak ada lagi canda guraunya...tidak ada lagi kata penyemangat darinya...tidak ada lagi tuan baik hati yang selalu ada saat aku membutuhkan bantuan...tidak ada lagi,,,tepatnya tidak untukku lagi...
Seperti ada tembok penghalang, hingga untuk memandang matanya saja aku tidak berani, hanya bisa terdiam di depannya dan senyum terpaksa yang keluar saat membalas senyumnya...
Sungguh...ada tembok transparant di antara aku dan Mr. Hope... 
Inikah yang harus aku terima lagi? Kehilangan lagi?
Seperti masa lalu tak ada artinya saja!
Seperti hal menyenangkan itu hanya selingan saja!
Seperti diri ini tidak berharga saja!!
Sedih...bukan, tapi menyedihkan...
Hanya mempunyai harapan, namun tidak ada yang membantu meraihnya...seperti mempunyai harapan kosong..
Sekarang aku mengerti, tidak akan pernah ada sahabat lain untukku...kecuali Tanpopo.


Terima kasih atas semua kenangan indah yang telah kau berikan...terima kasih telah mau mengenal diriku yang bodoh ini...terima kasih atas semua bantuan tiada tara yang sampai saat ini aku masih belum bisa membalasnya...terima kasih telah memberikan harapan palsu sehingga aku dapat memperbaiki hati ini...terima kasih Mr.Hope. ^^v





Arigatou Gozaimasu


1st memories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar